A month of fasting begins

Blogs, Ethical trading & business, Labour rights, Women's rights article written on the 16 Aug 2010

English / Bahasa

Wednesday was the first day of Ramadan – the Islamic month of fasting. For the next forty days I will fast from dawn till dusk. You may wonder whether fasting affects my ability to concentrate at work. Actually I’ve been doing it since I was young so I don’t have any difficulties; I’m already used to fasting at work.

Ramadan is generally a slow month at the factory (not many orders), so I won’t be having any more late night shifts for a while. This might sound like a good thing, but to tell the truth I really need the overtime because it supplements my income. Being given overtime is seen as good fortune because the basic wage just doesn’t cover our everyday needs. Together with my friends, I’m really worried about not having overtime. Especially since this Ramadan the price of all essentials has increased.

At the end of the fasting month we have a huge celebration known as Lebaran. The other day a friend asked whether we get some kind of bonus from the factory for this holiday. Last year we did get a small gift- some dried noodles in a small case. I’m not sure what we might get this year, but hopefully it won’t be those noodles again!

Have a question?

I might not be able to respond straight away but I’m happy to answer your questions about my life in Indonesia and my job at the sports shoe factory.

Related Indonesian Entry – Bahasa Indonesia

Bulan Puasa Mulai

Hari rabu adalah hari pertama bulan Ramadan, yaitu bulan puasa menurut agama Islam. Selama 40 hari saya akan puasa malai dari matahari terbit sampai matahari terbenam. Mungkin Anda ingin tahu kalau puasa itu mempunyai efek atas daya konsentrasi saya saat bekerja. Sebenarnya sejak kecil saya sudah terbiasa puasa sambil kerja, saya tidak kesulitan.

Bulan puasa ini ordernya sedikit, jadi saya tidak akan masuk kerja malam (non sif). Sebetulnya kurang enak kalau tidak ada jam lemburnya, soalnya lembur itu merupakan rezeki buat kami. Karena kalau gaji pokok saja itu sangat kurang untuk kebutuhan sehari-hari. Teman-teman di pabrik, termasuk saya, cukup prihatin tentang masalah ini. Apalagi Ramadan ini semua harga bahan pokok naik.

Setelah bulan puasa ada perayaan besar disebut Lebaran. Kemarin teman saya sempat bertanya apakah kami mendapatkan semacan bonus untuk Hari Raya Lebaran Lebaran. Untuk bingkis Lebaran kalau tahun kamarin kami diberikan mie satu dos. Kalau untuk tahun ini saya belum tahu, tapi mudah-mudahan sih tidak mie lagi!

Ada pertanyaan?

Saya senang untuk menjawab pertanyaan Anda tentang kehidupan saya di Indonesia dan pekerjaan saya di pabrik sepatu olahraga.

Cerita Saya
Baca tentang latar belakang diri saya.

Lindungi hak buruh
Tuntut agar hak-hak buruh dilundungi di bidang garmen dan sepatu